Menu
Results for "Informasi"
Muhammad Harizon

 


Alam takambang Jadi Guru (Alam Terkembang Jadi Guru) artinya alam semesta yang terbentang dapat kita jadikan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Guru yang bermakna sebagai pengajar dapat dikiaskan dengan pelajaran karena tugas mulia yang diembannya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjadi pilar utama dalam dunia pendidikan. 

Diantara tanda-tanda alam yang dapat dijadikan pelajaran berharga dalam kehidupan diantara ada 5 macam, yaitu jenis tumbuhan dan hewan. 

1. Padi. 

Semakin berisi semakin merunduk (konsep rendah hati). Ilmu padi ini menjadi pelajaran bahwa semakin ilmu, semakin tinggi pangkat dan jabatan, semakin rendah hati tidak sombong, bahwa apa yang telah kita raih dan capai dalam berkarir semua itu tidak lepas dari pemberian Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang serta tidak lepas dari pertolongan manusia baik keluarga, teman, kolega, rerlasi, orang terdekat dan berbagai unsur yang terlibat langsung dan tidak langsung dalam pencapaian kita. sehingga dengan demikian sebenarnya tidak ada yang perlu kita sombongkan karena pada hakikatnya yang berhak sombong itu hanyalah Dia yaitu Allah SWT sebab Ia mampu menciptakan langit dan bumi beserta isinya, surga dan neraka, alam ghaib dan alam nyata dan menciptakan dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada. 

konsep rendah hati ini merupakan sifat yang sangat disukai semua orang siapapun itu, apabila sifat rendah hati ini tertanam di hati dan pikiran serta terealisasi dalam kehidupan maka kita akan disenangi semua orang dan nyaman dalam menjalani aktivitas pekerjaan. Begitu juga Sebaliknya, apabila sombong, semakin tinggi ilmu semakin merasa pintar dan hebat maka akan dibenci oleh siapapun dan sewaktu-waktu Allah mampu memusnahkan apa yang disombongkan dan pada akhirnya kita akan merasa malu sendiri dan menyesal. 


2. Air.

Selalu dibutuhkan meskipun setelah itu dibuang (konsep ikhlas). Ya, begitulah ketentuan mutlak dari Allah SWT (sunnatullah) yang ada pada air. Ia dibutuhkan ketika diperlukan saja, ketika tidak dibutuhkan ya tidak digunakan. Saat di kamar mandi / toilet, mencuci alat atau kebutuhan rumah tangga, pecah belah, kendaraan, hewan peliharaan, membuat sesuatu, dan berbagai kebutuhan lainnya seperti mencairkan suatu benda untuk diubah dan dibuat sesuatu yang bermanfaat, air dalam keadaan bersih kemudian dipakai dan terbuang dalam keadaan kotor yang biasa disebut dengan air limbah, membersihkan apapun di rumah dan dimana saja pasti menggunakan air. 

Air adalah sumber kehidupan yang bisa menjadi kawan apabila kita pandai memanfaatkan dan juga bisa menjadi lawan jika tidak pandai menggunakannya. Air merupakan kebutuhan pokok bagi keberlangsungan kehidupan manusia, hewan, maupun tumbuhan semuanya membutuhkan air. Semua makhluk hidup pasti membutuhkan air. Pada kenyataannya air digunakan untuk apa saja dan dimana saja.

Begitulah sifat ikhlas yang ada pada diri seseorang, ia tidak terlihat tapi tampak pada perilaku sehari-hari. Terkadang kita diajak orang lain ketika ada maksud tertentu, niat terselubung, memanfaatkan kita untuk keuntungan pribadi yang sepihak yang hasilnya bukan untuk kita tapi untuk orang yang memanfaatkan kita. Disini benar-benar menguji keikhlasan hati. Ada juga kita sewaktu-waktu membantu orang yang membutuhkan pertolongan, akan tetapi orang yang telah dibantu seakan lupa dengan bantuan kita, maka hal ini juga menuntun kita agar senantiasa ikhlas. Ikhlas beramal tidak hanya sekadar slogan tapi benar-benar harus tertancap dalam sanubari insan yang membutuhkan balasan akhirat nantinya.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga kita dalam keikhlasan untuk beramal, berbuat kebaikan dan dalam menghadapi tantangan kehidupan dunia.


3. Akar.

Tidak terlihat tapi memberikan banyak manfaat (konsep sedekah). Setiap tanaman pasti memiliki akar di bawahnya tepatnya di dalam tanah. Pada hakikatnya semua jenis tanaman yang tumbuh dengan sempurna adalah sebuah metamorfosis alami. Tumbuhan yang baik ataupun tanaman yang berkualitas bahkan memberikan manfaat adalah tidak lepas dari peran penting akar yang ada di dalam tanah, tanpa akar, tanaman tidak akan tumbuh dengan baik. 

Begitulah kerja akar pada sebuah tumbuhan. Ia tidak terlihat oleh siapapun tapi mampu berkontribusi untuk tumbuhan yang tumbuh dengan sempurna baik untuk makanan, obat-obatan alami, sayuran, hiasan dan fungsi lainnya sesuai kebutuhan.

Dalam bersedekah, kita juga dituntun seperti akar, memberi manfaat bagi orang lain tanpa diketahui oleh siapapun kecuali orang tertentu. Akar yang memberikan manfaat bagi tumbuhan hanya diketahui oleh tanah, sedangkan sedekah hanya terlihat oleh orang-orang tertentu seperti penyalur sedekah, petugas zakat, orang kepercayaan dan lainnya, sehingga tidak diketahui oleh banyak orang, yang orang ketahui hanyalah hasilnya saja sedangkan siapa yang memberi tidak banyak yang mengetahui. Ibarat kata pepatah, tangan kanan memberi, tangan kiri tidak mengetahui. Memang pada prinsipnya dalam ajaran agama Islam, memberi sedekah tanpa diketahui orang lain lebih baik dan pahalanya besar. Semoga kita mampu bersedekah tanpa dilihat oleh siapapun kecuali hanya Allah SWT. 


4. Burung.

Walaupun dapat terbang tinggi tapi selalu mendarat (konsep bersyukur). Seekor burung yang kita kenal dapat terbang bebas di angkasa kemanapun dan kapanpun, setinggi-tingginya karena memiliki sayap sebagai bagian tubuh untuk terbang dan dua kaki sebagai anggota tubuh untuk berdiri. 

Begitulah hendaknya seorang manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari, bahwa setinggi apapun ilmu dan sehebat apapun pangkat serta jabatan harus selalu rendah hati (tidak sombong), selalu mengingat bahwa apa yang ia peroleh merupakan nikmat dari Allah SWT yang patut dan pantas disyukuri. Syukur merupakan bentuk dan tanda terima kasih seorang hamba kepada Allah SWT atas segala nikmat yang didapatkan. Bersyukur juga merupakan bentuk manifestasi penghambaan manusia kepada Sang Khalik (Pencipta), pencipta langit dan bumi beserta isinya. 

Orang yang tidak mau berterima kasih berarti tidak bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah didapatkan atau biasa disebut sebagai kufur nikmat, mengingkari suatu nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Siapa yang tidak mau bersyukur maka ia akan merasakan siksaan di akhirat sebagai konsekuensi dari perbuatan yang merasa hasil usahanya tanpa ada bantuan dari Yang Maha Pemberi nikmat. 

Semoga kita senantiasa menjadi hamba yang selalu bersyukur atas selaga nikmat yang diberikan oleh Allah SWT dan memanfaatkan nikmat tersebut untuk hal-hal yang di redhai oleh-Nya. 


5. Laba-laba.

Meskipun rumah dan sarang selalu hancur tapi tetap semangat membuatnya kembali (konsep sabar). Begitulah kuatnya kesabaran dan ketabahan laba-laba. Setiap ia membuat sarang atau rumah atau tempat hinggap di sana juga dimusnahkan atau dalam artian dibersihkan. Terlepas dari tempat sarang yang tidak tepat atau mengganggu, setidaknya kita dapat mengambil pelajaran berharga bahwa setiap sarangnya hancur, ia akan membuatnya kembali tanpa merasa kecewa dan dendam. 

Begitu juga dengan kesabaran hati manusia. Memang tidak mudah tapi kesabaran akan membawa kebaikan. Walaupun kita sering dihina, diejek, dighibah, difitnah, dicela tapi tetap berlapang dada menerima karena itu merupakan ujian dari Allah SWT untuk menjadi manusia yang berkualitas, manusia yang tenang dan tidak gegabah mengambil sikap. 

Sesungguhnya Allah SWT bersama orang-orang yang sabar. Tidak semua keburukan harus segera di balas, ada kalanya bersabar sebagai obat penenang jiwa agar setiap permasalahan diselesaikan dengan cara baik-baik, pikiran jernih dan hati yang tenang. Dengan kesabaran apapun permasalahan dapat diselesaikan dengan baik, sebaliknya jika emosional, balas dendam maka masalah kecil pun tidak akan pernah selesai bahkan bisa menjadi besar.


Itulah tanda-tanda alam yang bisa menjadi ibrah bagi kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Setidaknya lima jenis ini dapat menjadi pelajaran berharga untuk kita tiru, laksanakan, teladani, kerjakan, sebagai bahan agar diri kita menjadi lebih baik dalam bersikap dan menyikapi berbagai polemik kehidupan dan strata sosial di masyarakat. 


  Alam takambang Jadi Guru (Alam Terkembang Jadi Guru) artinya alam semesta yang terbentang dapat kita jadikan pelajaran dalam kehidupan seh...
Muhammad Harizon Monday, 24 November 2025
Muhammad Harizon

 


Sumatera Barat sejak dahulu kala memang selalu juara dengan keindahannya, salah satunya adalah nagari Koto Gadang kabupaten Agam. Pesona kampung yang satu ini membuat mata terpana akan suasananya. 

Bersama keluarga, kami menikmati indahnya suasana perkampungan yang beriklim sejuk ini. untuk menuju kesini bisa melewati dua jalur utama yaitu ngarai sianok Bukittinggi dan via padang luar arah ke maninjau. 

Sejak dulunya dimasa penjajahan sekitar abad ke 19, Koto Gadang merupakan nagari atau desa pertama yang mendapatkan akses pendidikan barat, sehingga masyarakatnya mampu menjadi birokrat, tenaga pendidik, dan bidang lainnya hingga menjadi ahli. menariknya desa ini juga telah melahirkan pahlawan nasional seperti Rohana Kudus (jurnalis perempuan dan pendiri surat kabar Soenting Melajoe, Soetan Sjahrir (Perdana Menteri Indonesia Pertama), Haji Agus Salim (pejuang kemerdekaan Indonesia, menteri luar negri, dan diplomat), Syech Ahmad Khatib Al-Minangkabawi (pakar fikih dan imam besar masjidil haram), Oesman Efendi (pelukis), Leonardy Harmainy (anggota DPD RI), Boy Rafli Amar (Komjen Polisi dan Kepala BNPT), Prof. Bahder Johan (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia), dan masih banyak tokoh lainnya. Begitu banyak sejarah dan budaya yang ada di kampung ini, sehingga tidak cukup sehari untuk berkunjung mendapatkan informasi terlengkap seputar seluk beluk desa yang tergolong nyaman ini. 



Suasana yang kami rasakan selama berada di kampung ini adalah tenang, posisi yang agak jauh dari hiruk pikuk aktivitas perkotaan dan suasana pasar. Desa ini juga merupakan penghasil perak dan tenun. Untuk kerajinan perak biasa dilakukan oleh masyarakat laki-laki, sedangkan menenun atau membuat kain tenun dilakukan oleh perempuan. Untuk hasilnya telah dijual ke pasar nasional bahkan internasional. Pakaian adat koto gadang juga telah banyak dipakai dalam acara pesta pernikahan di kota-kota maupun pedesaan. Desa ini juga masih menympan benda bersejarah seperti rumah gadang sumatera barat, rumah keradjinan amai setia 1915, masjid Nurul Iman, beberapa contoh bangunan yang berarsitektur unik dan menarik memiliki nilai budaya dan agama. 


Berada di antara gunung Marapi dan gunung Singgalang, membuat letak geografisnya menjadi semakin manarik untuk dikunjungi oleh wisatawan baik dalam negri maupun manca negara karena setiap pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang sangat indah dan menarik perhatian. Dijamin setiap berlibur dan menghabiskan waktu bersama keluarga ataupun teman di desa ini pasti akan membawa rasa bahagia setelah berada di kawasan kampung ini. 


Berlibur dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman benar-benar terasa asyik, seru dan mengesankan selama berada di desa ini. Koto Gadang juga merupakan destinasi wisata klasik yang wajib dan menarik dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara. Tidak hanya pemandangan alamnya yang mempesona tapi juga kaya akan sejarah, budaya, agama, nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan hasil kerajinan tangan masyarakat. sayapun bersama keluarga masih berharap dapat berkunjung kembali ke kampung koto gadang suatu hari nanti. 

  Sumatera Barat sejak dahulu kala memang selalu juara dengan keindahannya, salah satunya adalah nagari Koto Gadang kabupaten Agam . Pesona...
Muhammad Harizon Saturday, 22 November 2025
Muhammad Harizon

 

Halaqah Tahfizh Santri Bersama Guru

Assalamu'alaikum. 

Hey sobat literasi. 

Ketemu lagi di blog yang menyajikan berbagai informasi, eksplorasi, edukasi, motivasi, dan inspirasi. 

Jika kita mendengar atau membaca akreditasi mungkin langsung ingat sekolah ya, baik tingkat sekolah dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) baik negeri maupun swasta termasuk lembaga perkuliahan perguruan tinggi negeri ataupun swasta. 

Namun kali ini mungkin kita jarang mendengar atau membaca bahkan belum pernah sama sekali bahwa saat ini adanya akreditasi untuk rumah tahfizh. Wah, unik ya ?, Ada rumah tahfizh yang dilakukan penilaian akreditasi. 

Dimana ya tempatnya ?
Lokasinya di kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. 

Pemerintah kabupaten Tanah Datar melalui dinas sosial dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di bulan April dam Mei 2025 mengadakan akreditasi untuk rumah tahfizh se kabupaten Tanah Datar. 

Apa itu akreditasi ? 
Akreditasi adalah proses penilaian kelayakan dan kualitas suatu lembaga pendidikan seperti sekolah atau perguruan tinggi. akreditasi dilakukan oleh badan berwenang. Sedangkan dalam hal ini akreditasi ditujukan kepada rumah tahfizh se kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin mutu pendidikan, menentukan kelayakan pendidikan, dan memberikan pengakuan kepada lembaga pendidikan guna memberi gambaran kualitas pendidikan, meningkatkan mutu pendidikan, dan memberi jaminan kepada publik terhadap lembaga (rumah Tahfizh). 

Kriteria yang harus ada jika ingin mengikuti akreditasi diantaranya materi fokus pada menghafal al-quran, peserta didik tidak ada pembatasan baik jumlah maupun usia, lama pendidikan tidak terbatas, pengelompokan santri berdasarkan hafalan, pada akhirnya melahirkan hafizh-hafizhah.

Syarat pendirian rumah tahfizh diantaranya santri minimal 10 orang, murabbi atau pembina minimal 1 orang, memiliki pengurus, memiliki tempat belajar tetap atau permanen, mendapatkan rekomendasi Forum Komunikasi Rumah Tahfizh (FKRT) Kecamatan. 

Pentingnya akreditasi adalah untuk validasi aktivasi rumah tahfizh, peningkatan pengelolaan rumah tahfizh, persiapan calon rumah tahfizh binaan pemerintah daerah. 

Syarat akreditasi rumah tahfizh adalah terdaftar atau teregistrasi di pemerintah daerah atau Forum Komunikasi Rumah Tahfizh (FKRT) Kabupaten Tanah Datar, mendaftar ke FKRT Kecamatan, memiliki santri minimal 10 orang, memiliki guru minimal 1 orang, memiliki pengurus tetap, dan memiliki lokasi atau tempat kegiatan yang permanen atau menetap.

Jadwal kegiatan akreditasi ini yaitu : 
2-10 April 2025 Pendaftaran oleh FKRT Kecamatan
24-25 Februari 2025 Pembekalan pengelola rumah tahfizh
10-14 April 2025 Input data akhir di Kabupaten
15 April 2025 Bimbingan Teknis Tim Akreditasi
16 April - 4 Mei 2025 Verifikasi dan Validasi (Tinjauan Lapangan)
6 Mei 2025 Rapat Tim Akreditasi
8 Mei 2025 Pengumuman Hasil Akreditasi
19 Mei 2025 Penyerahan Sertifikat / Piagam Akreditasi

Syarat rumah tahfizh binaan pemerintah kabupaten adalah :
Santri aktif minimal 30 orang, telah terdaftar atau teregistrasi, murabbi atau guru minimal 2 orang, telah berkegiatan minimal 1 tahun, memiliki administrasi pokok, mendapatkan rekomendasi FKRT kecamatan.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi ya. 

  Halaqah Tahfizh Santri Bersama Guru Assalamu'alaikum.  Hey sobat literasi.  Ketemu lagi di blog yang menyajikan berbagai informasi, ek...
Muhammad Harizon Tuesday, 15 April 2025
Muhammad Harizon

Masjid Raya Bayur, Kabupaten Agam


Assalamualaikum. Hey sobat literasi. Salam semangat dan ketemu lagi sama damin di website www.harizon.my.id. 

Blog yang membahas seputar motivasi, eksplorasi, edukasi, informasi, inspirasi dan tentunya literasi. 

Saat ini seluruh wilayah di Indonesia sedang mengalami musim penghujan ya, baik Indonesia bagian barat, bagian tengah maupun bagian timur. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote. Bahkan sebagian kota telah dianggap sebagai kota hujan saking seringnya diguyur hujan.

Nah, jika di tempatmu mengalami guyuran hujan, apa yang kamu lakukan ?. Sebagian orang biasanya ada yang bersyukur karena menurutnya hujan adalah rahmat dari Allah SWT, ada juga yang merasa kesal karena baginya hujan menjadi penghalang dirinya untuk melakukan pekerjaan lapangan, mengganggu perjalanan menggunakan kendaraan roda dua, membatalkan olahraga, tertundanya pertandingan dan lain sebagainya. Ada juga yang justru berani melakukan tindakan ekstrim melawan kekuatan Allah SWT dengan menjadi pawang hujan, hingga aksi tolak hujan dengan sesajen yang tujuannya menentang takdir Allah SWT. 

Dari pada melakukan hal yang merugikan diri sendiri apalagi melakukan kesyirikan, ada baiknya kita sebagai umat Islam  melakukan hal berikut ini : 


1. Berdoa Manfaat.

Setiap hujan mengguyur baik deras maupun intensitas sedang, lebih baik kita berdoa kepada Allah agar hujan yang di turunkan dapat mendatangkan manfaat. Adapun doa yang dilafalkan yaitu :

اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً

Artinya : 
"Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat)". [HR. Bukhari 1032]


2. Berdoa Kebaikan.

Diantara waktu mustajabnya berdoa adalah di saat hujan sedang turun. Oleh sebab itu disunnahkan bagi kita berdoa bebas untuk kebaikan dalam urusan dunia maupun perkara akhirat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ وَ تَحْتَ المَطَرِ

Artinya :
"Ada dua waktu doa yang tidak akan ditolak, doa ketika adzan dan doa saat turunnya hujan". [HR. Hakim 2534. Kata Al Albani rahimahullah dalam Shahihul Jami’ 3078, hasan]


3. Membasahi Beberapa Anggota Tubuh Saat Hujan Baru Turun.

Ketika hujan baru saja turun, Rasulullah Saw mengajarkan kita untuk membasahi sebagian anggota tubuh. Sebagaimana Anas radhiallahu 'anhu mengisahkan :

أَصَابَنَا وَنَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَطَرٌ، قَالَ: فَحَسَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبَهُ حَتَّى أَصَابَهُ مِنَ الْمَطَرِ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ لِمَ صَنَعْتَ هَذَا ؟ قَالَ: لِأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى

Artinya : 
"Kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah kehujanan, lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyingkap pakaiannya hingga terkena air hujan. Aku pun bertanya kepada beliau : "Ya Rasulullah, mengapa engkau lakukan itu ?". Beliau menjawab : "Dikarenakan hujan baru saja diturunkan Rabb-Nya". [HR. Muslim 898]

Imam Nawawi rahimahullah berkata : "Maksud hadits ini bahwasanya hujan merupakan rahmat, yakni rahmat yang baru saja Allah ciptakan. Maka, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertabarruk (mengambil berkah) dari air hujan tersebut". (Syarh Shahih Muslim VI:195)

Beliau juga berkata : "Dalam hadits ini juga terdapat dalil bagi Ulama Syafi'iyah tentang dianjurkannya menyingkapkan sebagian badan (tentu diluar aurat) pada saat awal turunnya hujan, agar bisa terguyur air hujan". (Syarh Shahih Muslim VI:196)


4. Dilarang Mencela Kendati Hujan Sangat Deras.

Hujan merupakan Rahmat Allah SWT an ciptaan-Nya. Mencelanya berarti menghujat ciptaan Tuhan dan ini sungguh sangat berbahaya bagi pelakunya karena akan berdosa dan mendatangkan murka-Nya. Seperti ucapan, sialan hujannya besar banget dan ucapan semakna dengan itu. Hal ini dikarenakan angin maupun hujan merupakan makhluk Allah yang mereka datang ke kita hanya sekadar menjalankan perintah-Nya. Mencela angin maupun hujan sama saja mencela Allah yang telah menetapkan dan menciptakannya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

لاَ تَسُبُّوا الرِّيحَ

Artinya :
"Janganlah kamu mencaci maki angin". [HR. Tirmidzi 2252]


5. Berdoa Saat Hujan Reda.

Dikala hujan telah reda pun kita dianjurkan tetap berdoa dan memang kekuatan doa tidak dapat dikalahkan oleh kekuatan apapun yang dilakukan oleh kita sebagai makhluk yang lemah ini.

Dalam hadits disebutkan doa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tatkala berhentinya hujan :

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Artinya :
"Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah". [HR. Bukhari 846 dan Muslim 71]

Jadi, sebagai hamba yang beriman, sebaiknya kita mengganti keluhan menjadi doa dikala hujan mengguyur ya !. 

Sampai jumpa di blog selanjutnya. 
Salam Literasi. 

#hujan

Masjid Raya Bayur, Kabupaten Agam Assalamualaikum. Hey sobat literasi. Salam semangat dan ketemu lagi sama damin di website www....
Muhammad Harizon Saturday, 17 December 2022