Menu
Muhammad Harizon

Danau Ajaib Tarusan Kamang, Referensi Inspiratif Weekend Keluarga

 


Sudah lama kami tidak berkunjung ke danau ini, tepatnya 5 tahun yang lalu pasca kami menikah. Menjadi kenangan tersendiri bagi kami bahwa setelah menikah 5 tahun yang lalu kami sempat diusir oleh ibu-ibu di warung karena beliau menyangka bahwa kami anak muda berpacaran yang mana dianggap perbuatan asusila yang dapat merusak tatanan sosial kemasyarakatan di wilayah itu, padahal kami sudah menikah. 

Danau Tarusan Kamang merupakan salah satu spot alami yang asri dan masih terjaga kelestariannya, berlokasi di Jorong Babukik dan Jorong Halalang, Nagari Kamang MudiakKecamatan Kamang MagekKabupaten AgamSumatera BaratButuh waktu sekitar lebih kurang 1 jam perjalanan dari kota Bukittinggi. 





Danau ini termasuk jenis danau karst yaitu danau yang terbentuk dari wilayah batuan kapur, gipsum,atau dolomit akibat pelarutan batuan karstifikasi oleh air hujan sehingga menciptakan cekungan yang terisi air. Selain di kawasan Tarusan Agam, danau seperti ini juga dapat ditemukan di wilayah Gunungkidul Yogyakarta yang bersifat musiman. Lengkapnya Danau Tarusan Agam Sumatera Barat, Danau Tendetung di Sulawesi, Danau Biru Kolaka Sulawesi Tenggara, Danau Paisupok di Banggai, 

Danau ini juga disebut sebagai danau ajaib dimana tidak ada orang yang mengatahui kapan saja waktunya berair dan kapan waktunya kering, menurut warga setempat saat saya temui danau ini berair bisa 2 sampai 3 tahun bisa lebih bisa kurang dari itu.





Berdasarkan plang informasi yang saya baca, bertuliskan Welcome To Geopark Geosite Danau Ajaib Tarusan Kamang. Danau ini memiliki karakteristik yang unik, secara litologi yang mengelilingi danau ini adalah batu gamping dan dari hasil pengamatan peta geologi masih merupakan batu gamping perm-karbon. Wilayah ini termasuk kategori wilayah danau karst yaitu adanya sungai bawah permukaan dan adanya struktur yang terlibat dalam pembentukan danau. Ketika air tanah naik maka lorong-lorong di bawah bukit batu gamping akan menyemburkan air dan menutupi padang rumput, sehingga tampaklah seperti danau yang indah dan bisa bermain sampan. Sebaliknya ketika air sungai bawah tanah turun, secara otomatis air tersedot kedalam tanah sehingga tampak padang rumput. Informasi lebih lanjut bisa mengunjungi langsung danau Tarusan ini. 

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Prof. Handang bahwa danau ini berada di atas zona patahan sumatera sehingga ini menjadi alasan mengapa air di danau ini bisa ada dan mengering. Didanau ini juga terdapat bebatuan gamping karang yang mana batu ini hanya ada di pantai atau lautan. Menurut perkiraan ahli sekitar ratusan abad yang lalu bahwa wilayah ini dahulunya adalah bentangan lautan. karena adanya batu gamping kapur.





Apabila danau ini berair, warga setempat memanfaatkannya untuk budidaya ikan seperti ikan nila, ikan rayo, bada putih dan ikan air tawar lainnya. Warga juga memanfaatkan fenomena alam ini sebagai ajang mencari cuan seperti berjualan makanan sehat sederhana, jajanan, bahkan menyewakan sampan atau perahu. 

Hingga saat ini belum ada yang bisa mengetahui kapan waktunya danau ini berair dan kapan waktunya kering, sebab hal ini merupakan fenomena alam yang memang tidak bisa ditebak walau dengan penelitian canggih sekalipun. Setidaknya kita bisa mengambil pelajaran bahwa tadabbur alam atau menikmati alam ciptaan Allah dapat membuat kita banyak bersyukur, menjaga kelestarian alam, menjaga alam agar dapat memberikan manfaat khususnya bagi masyarakat setempat.

Bentangan danau yang menyejukkan mata dan hati ini dapat menjadi salah satu referensi healing weekend di akhir pekan. 









No comments